ISLAMOFOBIA – Mengikis Prasangka Negatif Tentang Islam Dengan Kacamata Al-Quran

Islamofobia telah berevolusi menjadi sebuah wacana global yang tidak hanya merepresentasikan ketakutan terhadap “yang lain” (the other), tetapi telah menjadi alat ideologis yang mendiskreditkan peradaban Islam secara sistematis. Buku ini hadir untuk melakukan dekonstruksi mendalam terhadap fenomena ini, menelusuri genealoginya sejak masa awal Islam di Makkah hingga manifestasinya di era modern, yang dipicu oleh peristiwa-peristiwa seperti tragedi 11 September 2001 dan dikatalisasi oleh media massa internasional.

Analisis dalam buku ini tidak berhenti pada permukaan. Penulis membedah secara kritis dua poros penyebab utama: Faktor Endogen (internal), yang bersumber dari distorsi pemahaman keagamaan (ghuluw) sekelompok minoritas Muslim yang melahirkan ekstremisme, serta Faktor Eksogen (eksternal), yang meliputi warisan pengetahuan orientalisme, trauma politik ekspansi masa lalu, dan problem integrasi imigran—yang bersama-sama membentuk epistemologi bias terhadap Islam.

Namun, yang membedakan buku ini adalah proposisi solutifnya yang paradigmatik. Alih-alih sekadar menyalahkan pihak luar, penulis menawarkan jalan keluar melalui reinterpretasi dan reaktualisasi konsep Wasathiyyah (Moderasi Beragama) dalam Al-Qur’an. Konsep ini dikaji bukan sebagai bentuk kompromi, melainkan sebagai esensi otentik Islam yang menekankan keseimbangan (tawazun), keadilan (i’tidal), dan kesempurnaan (khairiyyah).

Tujuan intelektual buku ini adalah:

  1. Memberikan peta komprehensif tentang anatomi islamofobia kontemporer, beserta dampak sosio-politiknya.
  2. Mengajak pembaca melakukan introspeksi kritis terhadap kontribusi faktor internal umat Muslim dalam memicu islamofobia.
  3. Menghidangkan tawaran solutif yang transformatif dengan menjadikan Wasathiyyah sebagai kerangka epistemologis untuk membentuk diskursus keislaman yang inklusif, adaptif, dan rahmatan lil ‘alamin.
  4. Merancang strategi praktis dalam mengaktualisasikan nilai-nilai moderasi—seperti tasamuh (toleransi), syura (musyawarah), dan muwathanah (kewargaan)— sebagai senjata melawan narasi-narasi kebencian.


Dengan pendekatan yang multidisipliner, menggabungkan telaah teks Al-Qur’an, analisis historis, dan sosiologi kontemporer, buku ini merupakan karya mendalam yang tidak hanya diagnostik tetapi juga terapeutik. Sebuah sumbangsih pemikiran yang essential bagi siapa saja yang berkomitmen untuk merajut koeksistensi perdamaian dalam panggung global yang semakin terpolarisasi

Category:
Karya

Samsul Bahraen, M.Ag.

ISBN

978-634-04-4216-8

Penerbit

PT Dafa Literasi Pustaka

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “ISLAMOFOBIA – Mengikis Prasangka Negatif Tentang Islam Dengan Kacamata Al-Quran”

Your email address will not be published. Required fields are marked *